WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Cimahi Sampaikan Keprihatinan atas Korban Bencana Longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat

26/01/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Cimahi

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Cimahi Sampaikan Keprihatinan atas Korban Bencana Longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat

Dokumentasi BAZNAS Kota Cimahi

Sejumlah warga terdampak bencana longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dilaporkan mengalami trauma psikis berat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta ibu hamil dan menyusui menjadi pihak yang paling membutuhkan pendampingan psikososial secara berkelanjutan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengungkapkan bahwa indikasi trauma tersebut terlihat jelas saat tim kementerian berdialog langsung dengan warga di posko pengungsian. Menurutnya, kondisi psikologis para penyintas memerlukan perhatian serius dan penanganan terpadu.

“Dari cara berbicaranya terlihat mereka mengalami trauma berat,” ujar Arifah Fauzi saat meninjau lokasi bencana, Minggu (25/1/2026).

Arifah menegaskan pentingnya memastikan rasa aman dan perlindungan selama warga berada di pengungsian, khususnya bagi ibu hamil dan menyusui. Ia juga mendorong agar layanan trauma healing situasional segera dilaksanakan sebagai bagian dari proses pemulihan psikologis pascabencana, sehingga para korban dapat kembali menjalani aktivitas secara perlahan dan lebih normal.

Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa penanganan bencana longsor di Cisarua dilakukan melalui lima kluster utama. Kluster tersebut meliputi pencarian dan pertolongan (SAR), kesehatan, logistik, perlindungan sosial, serta infrastruktur.

Kluster SAR melibatkan Basarnas dengan dukungan TNI, Polri, BPBD, BNPB, dan para relawan yang terus melakukan pencarian korban. Kluster kesehatan memastikan layanan medis berjalan 24 jam, didukung ambulans dan sistem rujukan, termasuk layanan pemulihan trauma. Sementara itu, kluster logistik berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi seperti sembako, makanan siap saji, selimut, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Adapun kluster perlindungan sosial melibatkan Kementerian Sosial, Dinas Sosial, serta BPBD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat untuk memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga terdampak. Kluster infrastruktur bertugas mencegah potensi bencana susulan sekaligus menyiapkan fasilitas pendukung bagi para pengungsi.

Menko PMK juga menyampaikan bahwa Wakil Presiden RI telah melakukan pembahasan bersama pemerintah daerah terkait rencana relokasi warga terdampak, termasuk percepatan identifikasi lahan yang lebih aman guna meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.

 

BAZNAS Kota Cimahi turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta dukungan kemanusiaan bagi para penyintas. Sinergi berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis bagi warga terdampak bencana.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cimahi.

Lihat Daftar Rekening →