Sentuhan Dakwah Inklusif, BAZNAS RI Ajarkan Al-Qur’an Lewat Bahasa Isyarat di SLB
26/08/2025 | Penulis: Humas Baznas Kota Cimahi
Dokumentasi Humas Baznas RI di re-make oleh Humas Baznas Kota Cimahi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan Program Training of Trainers (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2024 di SLBN 4 Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk memperluas akses dakwah Islam yang inklusif dan ramah difabel.
Sebanyak 52 siswa tuna rungu dari jenjang SD hingga SMA ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka mendapat pendampingan langsung dari Ustaz Achmad Mubarok, S.Pd.I., alumni Program ToT BAZNAS yang sebelumnya dilatih di Yayasan Pesantren Bina Cendekia, Jakarta. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah SLBN 4, Nur Asiah, S.Pd., serta perwakilan dari Divisi Dakwah Pendidikan BAZNAS RI.
Kegiatan pengimbasan ini merupakan langkah konkret BAZNAS dalam mewujudkan dakwah yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas rungu, agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam mempelajari Al-Qur’an.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap kesetaraan akses pendidikan agama. Ia menekankan bahwa keterbatasan fisik seharusnya tidak menjadi penghalang untuk mempelajari kitab suci.
“Kami ingin memastikan bahwa belajar Al-Qur’an adalah hak semua orang, tanpa terkecuali. Program ini kami harapkan dapat membuka ruang-ruang belajar yang lebih ramah bagi para difabel, agar mereka juga tumbuh sebagai generasi Qur’ani,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis pada Jumat (22/8/2025).
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, tercatat ada lebih dari 22 juta penyandang disabilitas di Indonesia, di antaranya sekitar 1,8 juta adalah tuna rungu. Data ini menunjukkan perlunya penyediaan pendidikan agama yang lebih inklusif dan menyeluruh.
Saidah mengutip sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari), sebagai landasan semangat program ini yang ingin membawa cahaya dakwah ke semua kalangan, termasuk yang selama ini terpinggirkan.
Sejak diluncurkan pada tahun 2024, Program ToT Pengajar Al-Qur’an Isyarat telah menjangkau 34 titik di 28 provinsi, dengan melibatkan 1.036 peserta. Mereka berasal dari kalangan guru SLB, komunitas difabel, serta guru agama yang peduli terhadap dakwah di lingkungan disabilitas.
“Kami tidak ingin program ini hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi tumbuh menjadi gerakan dakwah yang menumbuhkan rasa peduli dan mendorong kesetaraan dalam pendidikan Islam,” jelas Saidah.
Lebih lanjut, BAZNAS RI juga mendorong keterlibatan masyarakat luas untuk mendukung dakwah inklusif ini melalui zakat, infak, dan sedekah. Program ini menjadi bagian dari kontribusi zakat dalam membangun peradaban yang adil, terbuka, dan penuh kasih sayang, di mana tidak ada satu pun golongan yang tertinggal dalam mendapatkan cahaya Al-Qur’an.
Berita Lainnya
Update Kemanusiaan: BAZNAS Telah Jangkau 122.133 Penerima Manfaat Bencana Sumatera
BAZNAS Perluas Jangkauan: 122.766 Jiwa Terdampak Bencana Sumatera Telah Menerima Manfaat
SDN Cibeber Mandiri 1 Salurkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS Kota Cimahi untuk Korban Banjir di Sumatra
BAZNAS Kota Cimahi salurkan bantuan sosial kemanusiaan terdampak bencana banjir untuk warga Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan
Tunaikan Kewajiban, Raih Keberkahan: BAZNAS Kota Cimahi Fasilitasi Pembayaran Fidyah bagi Umat
BAZNAS Kota Cimahi menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga RT 01 RW 07 Kelurahan Cipageran

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
